NEWS

TESSY aplikasi pendeteksi plagiarisme yang sesuai dengan kebutuhan kampus

164 Views
8 months a go


Saat ini marak aplikasi pendeteksi Plagiarisme di Indonesia. Ada beberapa banyak versi seperti Turnitin, viper, duplichecker, grammarly, Unplag, dan lain sebagainya. Daftar aplikasi anti plagiat populer dapat dilihat di sini

TESSY dipercaya oleh Kemenristek Dikti

Meski demikian sejauh ini hanya TESSY yang dipercaya oleh Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. 

Salah satunya dengan penggunaan TESSY untuk aplikasi pelengkap SIMILITABMAS. Aplikasi unggulan dari Kemerinstek dikti untuk menyaring proposal hibah untuk perguruan tinggi di Indonesia. 

Baca juga:

TESSY menjadi partner Kemenristek Dikti untuk aplikasi SIMLITABMAS

Banyak kampus juga yang sudah menggunakan aplikasi TESSY, salah satunya adalah Universitas Gadjah Mada. 

Tessy juga tidak hanya digunakan untuk mencari kemiripan dari suatu karya ilmiah. Namun Tessy juga digunakan untuk mengevaluasi laporan laporan yang ada di Kantor Jaminan Mutu. 

 

Baca juga: 

5 Tips menghindari plagiarisme

 

Mengapa kementrian dan lembaga tinggi mempercayakan sistem pendeteksi plagiarisme nya ke TESSY. 

Beberapa ini alasannya.

 

1. TESSY dapat digunakan secara cloud ataupun di tempatkan secara intranet di server kampus.

 

2. TESSY dapat dibeli secara permanen atau beli putus atau pun menggunakan model langganan. 

 

3. TESSY dapat mengukur kemiripan dalam bentuk persen. 

 

4. TESSY memiliki fitur untuk mencari kemiripan tugas kuliah harian. 

 

5.  TESSY dapat menunjukkan letak kemiripan dalam satu dokumen.

 

6. TESSY memiliki database dalam bahasa Indonesia dari kampus kampus besar di Indonesia. 

 

Apabila kementrian saja mempercayakan ke TESSY maka kami merekomendasikan kepada kampus kampus yang belum memiliki aplikasi anti Plagiat juga dapat mempercayakan TESSY sebagai solusi dalam permasalahan plagiat. 

Tuliskan pesan Anda atau kirim email ke tessy.idn@gmail.com dan cc ke 

arifrahmanabidin@gmail.com serta dimasmukhlas@gmail.com 

Tulis pesan di sini

 

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

English Version

Currently, there is a widespread application of plagiarism detection in Indonesia. There are several versions like Turnitin, viper, duplichecker, grammarly, Unplag, and so on. A list of popular anti-plagiarism applications can be seen here.

Kemenristek Dikti trusts TESSY
However, so far only TESSY has been trusted by the Ministry of Research, Technology and Higher Education.

One of them is the use of TESSY for complementary applications SIMILITABMAS. Excellent certificate from the Ministry of Education and Higher Education to filter grant proposals for universities in Indonesia.

Many campuses have also used the TESSY application, one of which is Gadjah Mada University.

Tessy is also not only used to look for similarities from scientific work. But Tessy is also used to evaluate report reports in the Quality Assurance Office.

Why do high ministries and agencies entrust their plagiarism detection system to TESSY.
Some of these are the reasons.

 

1. TESSY can be used in the cloud or placed on-campus intranet servers.

 

2. TESSY can be purchased permanently or buy broken or even use the subscription model.

 

3. TESSY can measure the similarity in percent.

 

4. TESSY has a feature to look for similarities in daily study assignments.

 

5. TESSY can show the similarity in one document.

 

6. TESSY has a database in Indonesian from a large campus in Indonesia.

 

If the ministry entrusts to TESSY, we recommend that campus campuses who do not have an anti-plagiarism application can also entrust TESSY as a solution to the problem of plagiarism.


comments powered by Disqus